Cara Mengetahui Saat Kampas Rem Anda Habis
bagaimana cara mengetahui kampas rem sudah aus?
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan:
1. Bantalan Rem Mencicit
Pernahkah Anda mendengar suara memekik atau melengking saat Anda menekan pedal rem?
Itu sebenarnya fitur keselamatan pada bantalan rem modern!
Hampir setiap produsen bantalan rem menyertakan indikator keausan rem pada bantalannya. Saat indikator keausan ini bergesekan dengan rotor rem, Anda mulai mendengar bunyi derit.
Jika Anda sering mendengar bunyi berderit saat mengerem, inilah saatnya membawa bantalan rem untuk diperiksa.
2. Penggilingan Logam
Jika Anda mendengar suara gerinda atau decitan logam dan bukannya bunyi decitan saat Anda mengerem, pertimbangkan untuk segera memperlambat mobil Anda hingga berhenti.
Bunyi gerinda logam menandakan bahwa bantalan rem Anda sudah aus sepenuhnya dan cakram rem Anda bersentuhan dengan kaliper rem. Hal ini dapat menyebabkan kerusakan parah pada sistem rem Anda, jadi Anda harus memeriksakan mobil Anda sesegera mungkin.
3. Bantalan Rem Tipis
Anda tidak perlu menunggu sampai terdengar bunyi berdecit atau bergesekan untuk menentukan apakah bantalan rem Anda perlu diganti. Anda selalu dapat mengamati dan mengukur bantalan rem Anda untuk melihat apakah bantalan rem terlalu tipis.
Bantalan rem baru biasanya memiliki tebal 8-12mm, dan bantalan rem Anda harus berukuran di atas 6,4 mm (¼ inci) agar dapat berfungsi dengan benar. Jika bantalan rem Anda lebih tipis dari 3,2 mm (⅛ inci), rem Anda berisiko rusak.
4. Lampu Indikator
Beberapa kendaraan modern juga memiliki lampu indikator yang berkedip saat tiba waktunya mengganti bantalan rem.
Namun perlu diingat bahwa jika Anda mengganti bantalan rem setelah indikator menyala, Anda juga harus mengganti sensor indikator tersebut.
Cara Membuat Kampas Rem Anda Lebih Tahan Lama
Dapat dikatakan bahwa tidak ada seorang pun yang ingin bantalan remnya cepat rusak.
